Liputan

~MENENGOK ABU2 PUTIH DI SAAT PESTA KELULUSAN~

“wajah menegang di semua murid kelas III SMA maupun SMK yg telah mengikuti ujian nasional 2008. hari ini, 14 Juni 2008 adalah sebuah momentum besar yang menentukan kelanjutan dari episode kehidupan yg telah ditempuh selama 12 tahun. Sebuah penantian besar, dan tentunya bukan dari akhir sebuah perjalanan.

Jatim ada sekitar 95% siswa dinyatakan lulus. berikut perincian yg diperoleh dari sebuah media cetak, sekitar 6 ribu siswa sma dari 196 ribu peserta yang mengikuti ujian nasional tidak lulus. sedangkan smk dari 109 ribu peserta hanya 4 ribu siswa yang tidak lulus.

pemerintah menyatakan kalau tahun ini ketidak lulusan siswa sma maupun sma lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. hal ini dikarenakan standar penilaian yang terus ditingkatkan.

hmm..jadi teringat kelulusan tahun 2007 kemaren. deg-degan, campur sakit perut sagala..amat sangat nikmat aktivitas menunggu kelulusan itu. pikiran menerawang, kembali lagi ke memory masa lalu saat Ujian Tulis. adakah yg salah pas mengisi lembar jawaban?Sudahkah pas hari kedua ujian tanggal lahir tertulis dengan benar?tau identitas lainnya apakah sudah diisi dengan benar..

yang perlu di sorot di sini adalah pawai kelulusan. mencoret-coret baju seragam bahkan merobeknya. dan membuat suara bising sepanjang jalan. mereka seolah-olah kelulusan adalah sebuah kebebasan dari penahanan diri.. selama 12 tahun belajar, akhirnya bebas juga dari segala tanggungan. amat tragis, kalau seragam abu2 putih disobek2 dan dicoret2.. memang itu hanya sekedar baju, tp bukankah itu adalah kenangan termanis yang nantinya akan menjadi cerita kebanggaan?
teman-teman, seandainya kita malas untuk menyimpannya, bukannya masih banyak orang yg membutuhkan seragam?Entah itu adalah adik kelas yg akan mengikuti langkah kita? Sungguh, aku sangat merasakan, betapa sulitnya mencari pinjaman seragam pas PSB..
dulu saat awal kita masuk sma atau smk, kita bangga memakainya. tapi kenapa kita malah membuat seragam abu2 putih itu menjadi tidak bisa dibanggakan lagi saat kelulusan..?

marilah kita berpikir faedahnya, seandainya kita berikan saja seragam bekas kita kpd adik kelas, bukannya hal demikian akan memberikan motivasi?Inilah kemenangan dari seragam yang pernah aku pakai..

hmm..gaya hidup ketimuran sudah benar-benar akan hilang dlm peredaran generasi kita..

Tinggalkan Balasan